Sejarah
Desa
Sebagai
bagian dari Wilayah Kabupaten Banyumas, Desa Karanggedang dengan Latar Belakang sejarah
bahwa Desa Karanggedang merupakan Desa Pemekaran dari dua Desa yaitu pemecahan
dari Desa Kemiri dan Desa Selandaka dan masa itu terjadi sebelum tahun 1900
dimana orang yang pertama kali menempati Desa Karanggedang adalah dua orang
Kakak Beradik yang bernama Nini Kepyak dan Kaki Randi.
a. Pada
Tahun 1900 dari cerita yang berkembang barulah terbentuk suatu Pemerintahan yang
dikepalai oleh seseorang yang pada waktu itu dengan sebutan Lurah, dan yang pertama
kali menjadi Lurah Karanggedang bernama Murmadipa menjabat pada Tahun 1900 s/d
1906 setelah itu dilanjutkan secara berturut sbb :
1. Tahun 1906 s/d 1908 dijabat oleh
Kramadiwirja
2. Tahun 1908 s/d 1914 dijabat oleh
Sarwitanom
3. Tahun 1914 s/d 1916 dijabat oleh
Tirtamamad
4. Tahun 1916 s/d 1929 dijabat oleh
Mretadiwirja
5. Tahun 1929 s/d 1936 dijabat oleh
Karyadiwirja
6. Tahun 1936 s/d 1945 dijabat oleh Martasentika
Kepemimipinan pada waktu itu dititik
beratkan pada arah Kebijakan pembangunan mempersatukan rakyat dalam
mempertahankan Wilayah Kesatuan Republik Indonesia dari Penjajahan Kolonial
Belanda.
b. Pada
tahun 1945 s/d Tahun 1986 Kepemimpinan Desa Karanggedang dijabat oleh H. Supardi.
Pada Masa kepemimpinan H. Supardi disamping
dititik beratkan pada arah kebijakan pembangunan pada waktu itu memersatukan
rakyat dalam mempertahankan Kemerdekaan Masa Agresi Belanda Ke 2 juga telah banyak menghasilkan arah
Kebijakan Pembangunan – Pembangunan yang lainnya :
1. Pembangunan Mental karena pada masa
masih banyak Bromocora dan maraknya Molimo.
2. Pembinaan Kerukunan Antar Umat Beragama
karena di Desa Karanggedang berkembang dua Agama yaitu Kristen Protestan dan
Islam.
3. Pembangunan Sarana Peribadatan Gereja
dan Masjid Al Hasan.
4. Pembangunan Sarana dan Prasarana
Pemerintahan :
- Balai Desa.
- Kantor Lurah Dan Perangkat Desa.
- Mushola Kantor Desa
- Gudang dan Dapur Kantor Desa
5. Pembangunan Sarana dan Prasarana
Pendidikan
- Pembangunan Gedung SD Negeri
Karanggedang
- Pembangunan Gedung MI Al Hasan
6. Pembangunan Sarana dan Prasarana
Kesehatan
- Gedung BKIA
7. Pembangunan Sarana dan Prasaran
Perhubungan
- Pengerasan Jalan
- Pembangunan Jembatan
8. Pembangunan Sarana dan Prasarana
Perekonomian
- Terwujudnya Lumbung Desa dan Koperasi
9. Pembangunan Sarana dan Prasarana
Pertanian
- Pembangunan Dam dan Saluran Pengairan
c. Pada
tahun 1986 s/d Tahun 1998 Kepemimpinan Desa Karanggedang dijabat oleh H. Untung
Abdul Kadir
seluruh Pembangunan hampir nampak cukup jelas antara lain :
1. Pembangunan Mental dan Spiritual
- Karang Taruna
- Ikatan Remaja Masjid ( IRMA)
- Pembinaan – Pembinaan dibidang Olah Raga
dan Kesenian.
- Terbentuknya Kadarakum.
- Simulasi P4
- TPA
2. Melanjutkan Pembinaan Kerukunan Antar
Umat Beragama Kristen Protestan dan Islam.
3. Pembangunan Sarana Peribadahan
- Rehab Masjid Al Hasan
- Mushola Depan Balai Desa
4. Pembangunan Sarana dan Prasarana
Pemerintahan :
- Rehab Balai Desa.
- Rehab Kantor Lurah ( Kepala Desa)
- Pembangunan Gedung Sekertariat Desa
- Rehab Gudang dan Dapur Kantor Desa
5. Pembangunan Sarana dan Prasarana
Kesehatan
- Pengadaan Gedung Polindes.
6. Pembangunan sarana dan Prasarana
Perhubungan
- Pengerasan Jalan
- Pembangunan Jembatan Silumbung
- Pembangunan Jembatan Rt.02 Rw.01
7. Pembangunan Sarana dan Prasarana
Perekonomian
- Terbentuknya Koperasi Tani
- Pasar Desa
8. Pembangunan Sarana dan Prasarana
Pertanian
- Terbentuknya Kelompok Tani.
9. Pembangunan Sarana dan Prasarana Sosial
- Lening Tanggul Sungai
d. Pada
Tahun 1997 s/d 1999 Kepemimpinan Desa Karanggedang vakum dijabat oleh seorang
YMT Kepala Desa (Muslikhul Amal) arah
kebijakan pembangunan Melanjutkan
Program Arah Kebijakan Pembangunan yang belum terselesaikan oleh kepemimpinan H.
Untung Abdul Kadir.
1. Pembangunan Sarana dan Prasarana
Pemerintahan :
- Rehab Teras Balai Desa.
2. Pembangunan Sarana dan Prasarana
Perhubungan
- Pengerasan Jalan
- Jembatan diatas Dam
3. Pembangunan saran dan Prasarana
Pertanian
- Lening Wangan
e. Pada
Tahun 1999 s/d 2007 Kepemimpinan Desa Karanggedang dijabat oleh dua Orang yaitu
Masa Kepemimpinan
yang dijabat Sumeri Tahun 1999 s/d 2004 berhenti karena meninggal Dunia dan
Tahun 2004 s/d 2007 dijabat oleh YMT Kepala Desa Muslikhul Amal, arah Kebijakan Pembangunannya adalah
sbb :
1. Pembangunan Sarana dan Prasarana
Pemerintahan :
- Pembangunan Togor dan Pagar depan
Balai Desa
- Pemasangan Keramik Kantor Desa dan
Balai Desa
- Rehab MCK Desa.
- Pagar antar Dapur dengan Kantor Sekretariat
- Pagar antar MCK dengan Gudang Pupuk
2. Pembangunan Sarana dan Prasarana
Perhubungan
- Pengerasan Jalan
- Rehab Jembatan Silumbung.
- Pembangunan Jembatan Clawer
-
Pengaspalan Jalan
- Bronjong dan Parapet Tanggul Sungai
3. Pembangunan Sarana dan Prasarana
Pertanian
- Lening Wangan Karansangri
- Pembangunan Skot Balok Clawer
4. Pembangunan Sarana dan Prasarana Sosial
- Rehab Gedung SD Negeri
- Pembangunan Gedung TPA
5. Rehab Gedung TK Pertiwi
- Pembangunan MCK Guru dan Murid TK
Pertiwi
- Bronjong dan Parapet Tanggul Sungai
f. Pada
tahun 2007 s/d 2013 Kepemimpinan Desa Karanggedang dijabat oleh Andri
Kusmayadi.
Arah Kebijakan Pembangunan yang akan
dilaksanakan melanjutkan Program Kerja Tahun 2007.
Pada prinsipnya arah kebijakan pembangunan yang
dilaksanakan oleh masing-masing Kepala Desa pada masa jabatannya mempunyai banyak kesamaan dimana
penyelenggaraan Pemerintahan Desa disesuaikan dengan kondisi pada saat itu antara lain :
1.
Program yang dilaksanakan adalah
berasal dari rakyat untuk rakyat dan oleh rakyat.
2.
Program yang dilaksanakan saling
berkesinambungan.
3.
Program yang dilaksanakan diupayakan
dengan menitik beratkan pada pengoptimalan pemberdayaan masyarakat.
4.
Program yang dilaksanakan saling
mempunyai tujuan mensejahterakan masyarakat (Masyarakat yang adil, makmur, dan
sejahtera berdasarkan Pancasila dan Undang -Undang Dasar 1945 ).
g. Tahun 2023 Andri Kusmayadi
mengundurkan diri dari jabatan Kepala Desa karena akan mencalonkan diri sebagai
calon anggota DPRD melalui Pemilu. Jabatan Kepala Desa selanjutnya dijabat oleh
Hartono sebagai Pj Kepala Desa Karanggedang sampai sekarang